- File master FTK Imager dapat di download di Disini

- Halaman awal tampilan FTK Manager.

- Masukan flashdisk yang akan di-imaging dan pastikan flashdisk tersebut terdeteksi oleh komputer.

- Pada aplikasi FTK Imager, klik tombol Add Evidence Item. Atau bisa juga melalui menu FILE kemudian Add Evidence Item.


- Jenis Disk yang akan diimaging, karena kita akan melakukan imaging Flashdisk maka pilih Physical Drive.

- Drive mana yang akan di-imaging, pilih PHYSICAL DRIVE 1 - Sanddisk Cruzer Blade atau pilih drive Flashdisknya.

- Klik Finish.

- Hasil memilih drive yang akan di-imaging.

- Kemudian Klik File kemudian pilih Create Disk Image.

- Sumber Drive yang hendak di-imaging. Pilih Physical Drive.

- Pilih lagi PHYSICAL DRIVE 1 - Sanddisk Cruzer Blade atau pilih drive Flashdisknya.

- Klik Finish.

- Menentukan tempat penyimpanan hasil Imaging. Klik Add button.

- Memilih image file type. Pilih Raw (dd)
- Mengisi data barang bukti. Isikan seperti gambar berikut. Kemudian pilih next.

- Pilih Folder Penyimpanan, misalnya di E:\KELOMPOK6
- Menentukan nama file image-nya. Misal FTK IMAGER. Kemudian pilih Finish.
- Klik tombol Start untuk memulai proses Imaging.
- Proses Imaging Flashdisk sedang berjalan.
- Proses Verifying, sebentar lagi proses Imaging akan selesai dilakukan.

- Hasil setelah proses imaging dilakukan. Pastikan Computed Hash dan Report Hash pada MD5 Hash dan SHA1 Hash bernilai match.

- Proses Imaging sudah selesai. Klik Image Summary button untuk melihat Summary Report dari proses Imaging.
- Isi dari Image Summary.
- Hasil dari Imaging dapat kita lihat di Folder Penyimpanan tadi. Buka Explorer kemudian buka E:\KELOMPOK6 atau dimanapun lokasi penyimpanan hasil imaging tadi. Hasilnya adalah sebagai berikut.
- Sampai di sini proses Imaging telah selesai dilakukan dan proses forensik akan dilanjutkan ke tahap berikutnya. Sekian dan terima kasih.






